Showing posts with label TipsandTrick. Show all posts
Showing posts with label TipsandTrick. Show all posts
Kenapa KTP dan Rekening Bank Penting dalam Bisnis
Syarat bikin SIM, harus pakai KTP? Wajib.
Syarat bikin Paspor, harus pakai KTP? Pastinya.
Syarat bikin Rekening Bank, harus pakai KTP? Tentu.
Syarat ngajuin kredit, harus pakai KTP? Sepertinya begitu tuh.
Kenapa sih KTP itu penting banget dan sering dijadiin syarat pendaftaran?
Kita perlu memahami dulu apakah pengertian KTP itu.
KTP (Kartu Tanda Penduduk) adalah identitas resmi yang berfungsi sebagai bukti diri bahwa kita adalah penduduk Indonesia yang diterbitkan oleh Instansi Pemerintah yang berlaku di seluruh wilayah Indonesia.
Nah kalau dari pengertian KTP itu sendiri, sudah terlihat jelas bahwa KTP merupakan salah satu Dokumen Penting dan Resmi yang dikeluarkan oleh Pemerintah. Karena dokumen penting dan resmi yang merupakan identitas diri kita, maka KTP menduduki peringkat teratas untuk dokumen yang bisa dipercaya oleh pihak lain selain diri kita.
Sebagai contohnya, saya akan ambil pengalaman saya sebelumnya. Saat kita mau masuk ke area gedung perkantoran elit atau gedung instansi pemerintah yang bukan termasuk area pelayanan publik, pasti kita diminta untuk meninggalkan KTP dan menulis identitas diri kita di buku tamu. Dan sebagai bukti tukar KTP, kita akan diberikan kartu pengunjung (Visitor) yang sekaligus berfungsi sebagai identitas kita selama di tempat tersebut.
Atau jika kita sedang berkunjung ke suatu pabrik industri manufaktur yang bonafit, atau berkunjung ke rumah atau apartemen salah satu rekan atau saudara kita yang terletak di kawasan pemukiman elit yang memiliki sistem cluster atau satu gerbang untuk keluar masuk dan memiliki penjagaan oleh petugas keamanan, pastinya pada saat mau masuk, kita akan diminta meninggalkan KTP yang ditukar dengan kartu pengunjung (visitor).
Nah kalau dari contoh diatas, jelas sekali bahwa fungsi KTP ngga main-main lho. Makanya setiap pendaftaran apapun baik itu untuk pendaftaran suatu keanggotaan maupun pendaftaran untuk tujuan pembuatan suatu dokumen resmi, baik itu yang dikeluarkan oleh Instansi Pemerintah maupun Swasta, selalu membutuhkan KTP sebagai salah satu persyaratannya.
Di dalam KTP, terdapat nomor KTP yang unik bagi masing-masing orang yang tidak sama satu dengan yang lain. Ini yang membedakan identitas kita dengan orang lain. Lalu ada nama dan alamat tempat tinggal kita, serta tanggal lahir dan masa berlaku KTP tersebut.
Atau jika kita sedang berkunjung ke suatu pabrik industri manufaktur yang bonafit, atau berkunjung ke rumah atau apartemen salah satu rekan atau saudara kita yang terletak di kawasan pemukiman elit yang memiliki sistem cluster atau satu gerbang untuk keluar masuk dan memiliki penjagaan oleh petugas keamanan, pastinya pada saat mau masuk, kita akan diminta meninggalkan KTP yang ditukar dengan kartu pengunjung (visitor).
Nah kalau dari contoh diatas, jelas sekali bahwa fungsi KTP ngga main-main lho. Makanya setiap pendaftaran apapun baik itu untuk pendaftaran suatu keanggotaan maupun pendaftaran untuk tujuan pembuatan suatu dokumen resmi, baik itu yang dikeluarkan oleh Instansi Pemerintah maupun Swasta, selalu membutuhkan KTP sebagai salah satu persyaratannya.
Di dalam KTP, terdapat nomor KTP yang unik bagi masing-masing orang yang tidak sama satu dengan yang lain. Ini yang membedakan identitas kita dengan orang lain. Lalu ada nama dan alamat tempat tinggal kita, serta tanggal lahir dan masa berlaku KTP tersebut.
Dalam beberapa hal, tanda tangan dan foto kita yang terdapat di KTP juga memegang peranan penting, jika suatu saat dibutuhkan oleh pihak lain untuk menilai kecocokan data diri kita.
Tapi saya takut kalau sembarangan ngasih KTP, takut digunakan untuk yang ngga-ngga.
Tapi saya takut kalau sembarangan ngasih KTP, takut digunakan untuk yang ngga-ngga.
Jika ada diantara kita yang memiliki ketakutan model seperti ini, cara mengatasinya mudah sekali lho.
Kalau mau berkunjung ke apartemen teman, harus ninggalin KTP tapi kita ngga mau, ya udah minta aja teman kita yang berkunjung ke rumah kita. Teman kita ngga mau, ya udah chatting aja pake bbm atau WA, atau kalau kangen mau liat wajahnya, pakai aja Skype atau aplikasi video call lainnya.
Kalau mau berkunjung ke apartemen teman, harus ninggalin KTP tapi kita ngga mau, ya udah minta aja teman kita yang berkunjung ke rumah kita. Teman kita ngga mau, ya udah chatting aja pake bbm atau WA, atau kalau kangen mau liat wajahnya, pakai aja Skype atau aplikasi video call lainnya.
Ngga punya pulsa untuk chatting atau video call, ya udah ngga usah komunikasi sama teman kita, cari aja teman yang lain yang deketan atau tetanggaan dengan rumah kita. Gitu aja kok repot ya?
Kalau ada panggilan wawancara atau interview di sebuah gedung perkantoran elit, dan harus ninggalin KTP tapi kita ngga mau, ya udah minta aja interviewnya dipindah ke restoran, café, atau kedai kopi yang tidak perlu meninggalkan KTP.
Atau bisa juga minta interviewnya menggunakan video call. Kalau perusahaan yang mengundang kita untuk interview ngga bersedia, ya udah batalin aja interviewnya, kan perusahaan masih punya banyak kandidat lainnya selain kita. Gitu aja kok repot ya?
Kalau punya impian memiliki bisnis yang bisa diwariskan ke anak cucu, yang bisa dikerjakan kapan saja dan dimana saja, dan bisa jadi percepatan rezeki bagi kita, pas mau daftar harus kasih copy KTP atau scan atau foto KTP, tapi kita ngga mau, ya udah ngga usah daftar. Cari aja bisnis lain yang ngga pakai pendaftaran yang memerlukan data KTP kita, misal buka toko atau ruko untuk jualan.
Yaaa Mbak, emang gampang punya toko atau ruko. Belum lagi biaya barang-barang untuk ngisi tokonya. Modalnya gede pastinya. Lagian kalau mau sewa atau kredit, pas pengajuannya ketemu lagi dengan persyaratan harus pakai KTP.
Kalau ada panggilan wawancara atau interview di sebuah gedung perkantoran elit, dan harus ninggalin KTP tapi kita ngga mau, ya udah minta aja interviewnya dipindah ke restoran, café, atau kedai kopi yang tidak perlu meninggalkan KTP.
Atau bisa juga minta interviewnya menggunakan video call. Kalau perusahaan yang mengundang kita untuk interview ngga bersedia, ya udah batalin aja interviewnya, kan perusahaan masih punya banyak kandidat lainnya selain kita. Gitu aja kok repot ya?
Kalau punya impian memiliki bisnis yang bisa diwariskan ke anak cucu, yang bisa dikerjakan kapan saja dan dimana saja, dan bisa jadi percepatan rezeki bagi kita, pas mau daftar harus kasih copy KTP atau scan atau foto KTP, tapi kita ngga mau, ya udah ngga usah daftar. Cari aja bisnis lain yang ngga pakai pendaftaran yang memerlukan data KTP kita, misal buka toko atau ruko untuk jualan.
Yaaa Mbak, emang gampang punya toko atau ruko. Belum lagi biaya barang-barang untuk ngisi tokonya. Modalnya gede pastinya. Lagian kalau mau sewa atau kredit, pas pengajuannya ketemu lagi dengan persyaratan harus pakai KTP.
Ya udah kalau ngga mau ketemu syarat yang pakai KTP lagi, jualan aja di trotoar atau dipinggir jalan, seperti kaki lima gitu. Modal tikar doang, abis itu gelar deh barang dagangannya.
Waaah.. Resikonya gede itu. Bisa diminta uang keamanan sama preman setempat, pungli ini pungli itu, belum lagi kalau ada razia dari Kamtib. Bawaannya deg-degan melulu.
Waaah.. Resikonya gede itu. Bisa diminta uang keamanan sama preman setempat, pungli ini pungli itu, belum lagi kalau ada razia dari Kamtib. Bawaannya deg-degan melulu.
Ya udah. Kalau gitu ngga usah bisnis. Diem aja di rumah. Gitu aja kok repot ya?
Yaaa.. Solusinya ngga beres nih dari tadi. Masa mulai dari disuruh cari teman baru yang tetanggan aja, ngebatalin interview yang jadi kesempatan dapat kerja, sampai disuruh diem aja dirumah dan ngga perlu punya bisnis. Kalau kasih solusi yang bener dong.
Yaaa.. Solusinya ngga beres nih dari tadi. Masa mulai dari disuruh cari teman baru yang tetanggan aja, ngebatalin interview yang jadi kesempatan dapat kerja, sampai disuruh diem aja dirumah dan ngga perlu punya bisnis. Kalau kasih solusi yang bener dong.
:D :D :D
Justru ini bagian yang paling lucu. Oke saya tanya dulu ya…
Justru ini bagian yang paling lucu. Oke saya tanya dulu ya…
Yang punya ketakutan KTP dipakai untuk yang ngga-ngga siapa?
Yang ngga mau nitip KTP di security atau resepsionis apartemen atau gedung perkantoran siapa?
Yang pendaftaran jadi member bisnis, atau mau pengajuan kredit atau sewa tapi ngga mau kasih KTP siapa?
Jadi yang ngga beres dan ngga bener dari tadi tuh sebenarnya siapa ya?
Kan saya takut beneran, takut KTP saya dipergunakan sembarangan gitu lho. Nanti saya jadi korban penipuan lagi.
Walaaaah.. Kalau alasan takutnya dari tadi karena takut disalahgunakan atau dipakai sembarangan, apakah kita berpikir juga bahwa pihak pengelola dan bagian keamanan apartemen atau gedung perkantoran tersebut juga ngga mau yang masuk ke gedung mereka itu adalah orang sembarangan, orang yang tidak berkepentingan, atau orang yang berniat tidak baik?
Kalau memang kita takut KTP atau data diri kita di dalam KTP disalahgunakan, maka hal paling utama dan pertama yang perlu dilakukan adalah mencari tahu atau mengevaluasi sendiri apakah apartemen, gedung perkantoran, instansi pemerintah atau swasta tersebut dapat dipercaya atau tidak.
Sama halnya jika mau daftar bisnis. Saya ambil contoh saja saat saya memutuskan untuk bergabung di bisnis saya, Oriflame. Yang saya lakukan adalah saya cek dan selidiki apakah bisnisnya beneran dan bukan penipuan.
Kalau memang kita takut KTP atau data diri kita di dalam KTP disalahgunakan, maka hal paling utama dan pertama yang perlu dilakukan adalah mencari tahu atau mengevaluasi sendiri apakah apartemen, gedung perkantoran, instansi pemerintah atau swasta tersebut dapat dipercaya atau tidak.
Sama halnya jika mau daftar bisnis. Saya ambil contoh saja saat saya memutuskan untuk bergabung di bisnis saya, Oriflame. Yang saya lakukan adalah saya cek dan selidiki apakah bisnisnya beneran dan bukan penipuan.
Cara ngecek dan menyelidikinya juga harus benar ya, jangan asal-asalan. Harus ada bukti kuat yang mendukung hasil dari pengecekan dan penyeidikan tersebut, biar ngga dibilang mengada-ngada atau hoax.
Nanti di artikel selanjutnya saya akan share langkah-langkah pengecekan dan penyelidikan yang saya gunakan dulu saat memutuskan bahwa bisnis Oriflame adalah bisnis beneran dan bukan penipuan.
Lalu untuk apa diminta nomor rekening bank? Emangnya KTP aja ngga cukup?
Tergantung kebutuhannya.
Tergantung kebutuhannya.
Saya akan ambil contoh bisnis saya lagi ya. Nomor rekening ini diperlukan untuk menerima transferan penghasilan atau bonus, yang kita dapatkan sesuai hasil kerja kita, yang berupa uang dari Oriflame.
Dengan ratusan ribu member Oriflame, masa masih juga bonus dibagiin pakai amplop kayak jaman dulu. Apalagi hari gini gitu lho, masa kita bawa bonus 20 juta dalam bentuk tunai. Yang ada kita ngeri kalau pas pulang bawa uang segitu banyak.
Kecuali KTP kita bisa berfungsi layaknya nomor rekening bank untuk menerima transferan, maka selama itu juga nomor rekening bank kita tetap diperlukan.
Kalau masih ngga percaya, coba tanya aja sama karyawan kantoran, bagaimana kantor mereka membayarkan gaji mereka setiap bulannya. Atau tanya sama pengusaha yang bisnisnya sudah besar dan memiliki pelanggan di luar negeri, bagaimana metode pelanggan mereka membayar pesanannya.
Kecuali KTP kita bisa berfungsi layaknya nomor rekening bank untuk menerima transferan, maka selama itu juga nomor rekening bank kita tetap diperlukan.
Kalau masih ngga percaya, coba tanya aja sama karyawan kantoran, bagaimana kantor mereka membayarkan gaji mereka setiap bulannya. Atau tanya sama pengusaha yang bisnisnya sudah besar dan memiliki pelanggan di luar negeri, bagaimana metode pelanggan mereka membayar pesanannya.
Atau yang paling sederhana, tanya aja deh sama yang punya online shop, bagaimana transaksi jual beli, khususnya metode pembayaran pelanggan mereka.
Demikian penjelasan saya Kenapa KTP dan Nomor Rekening Bank Penting dalam Bisnis. Jadi kalau ada yang masih punya ketakutan dimintain copy atau scan atau foto KTP dan nomor rekeningnya saat mau berbisnis, segeralah bertobat. :D
Demikian penjelasan saya Kenapa KTP dan Nomor Rekening Bank Penting dalam Bisnis. Jadi kalau ada yang masih punya ketakutan dimintain copy atau scan atau foto KTP dan nomor rekeningnya saat mau berbisnis, segeralah bertobat. :D
Senior Gold Director Oriflame Indonesia
Whatsapp 08129897914
SMS | Telp 08129897914
Linkedin : http://id.linkedin.com/in/dettyindriana
Linkedin : http://id.linkedin.com/in/dettyindriana
Inbox Facebook : https://www.facebook.com/dettyindriana1
5 Rahasia Mencari Orang yang Tepat dalam Bisnis
Mencari Orang yang Tepat dalam Bisnis adalah suatu hal yang memiliki tantangan tersendiri. Orang yang Tepat akan membuat bisnis kita semakin tumbuh dan berkembang.
Dengan segala keterbatasan yang kita miliki seperti waktu, tenaga, tempat, dan dana, maka penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana Rahasia Mencari Orang yang Tepat dalam Bisnis yang sedang kita jalankan, sehingga apa yang kita lakukan dapat juga tepat pada sasaran yang diinginkan.
Ada 5 Rahasia Mencari Orang yang Tepat dalam Bisnis, yaitu:
1. Mencari tahu Siapa yang akan menjadi Target Prospek kita.
Ada 5 Rahasia Mencari Orang yang Tepat dalam Bisnis, yaitu:
1. Mencari tahu Siapa yang akan menjadi Target Prospek kita.
Pengertian prospek dalam dunia bisnis adalah kenalan atau relasi yang akan menjadi pelanggan kita, atau yang akan kita ajak bekerjasama menjalankan bisnis.
Ini merupakan tahapan yang paling penting dalam menemukan Orang yang Tepat dalam Bisnis kita. Apakah orang tersebut akan cocok menjadi partner bisnis kita atau lebih cocok menjadi pelanggan kita.
Menentukan target prospek kita, akan sangat membantu dalam proses menemukan orang yang tepat, karena hal ini dapat memastikan kita tidak membuang-buang waktu, dan juga tidak membuang-buang waktu orang lain yang tidak tertarik terhadap produk atau peluang bisnis yang kita tawarkan.
Cara yang paling mudah dalam menentukan target prospek kita adalah dengan memahami apa yang menjadi tujuan pemasaran kita.
Menentukan target prospek kita, akan sangat membantu dalam proses menemukan orang yang tepat, karena hal ini dapat memastikan kita tidak membuang-buang waktu, dan juga tidak membuang-buang waktu orang lain yang tidak tertarik terhadap produk atau peluang bisnis yang kita tawarkan.
Cara yang paling mudah dalam menentukan target prospek kita adalah dengan memahami apa yang menjadi tujuan pemasaran kita.
Apakah kita ingin fokus kepada masyarakat umum yang tidak tahu bahwa ada produk yang berkualitas hadir di pasaran?
Apakah kita ingin fokus meningkatkan kesadaran orang lain bahwa bisnis yang kita jalankan merupakan bisnis yang menjanjikan yang dapat memberikan percepatan rezeki?
Apakah kita ingin fokus kepada orang-orang yang sudah mengetahui produk kita dan ingin lebih meyakinkan dan meningkatkan loyalitas mereka?
Apakah kita ingin fokus kepada orang-orang yang berada pada segmen industri atau bisnis yang sama, namun masih mencari-cari yang paling cocok dan tepat buat mereka?
2. Menyesuaikan Kalimat dan Gaya Bahasa yang digunakan.
Menggunakan kalimat dan gaya bahasa yang sama kepada seseorang yang baru lulus SMA yang belum memiliki pengalaman kerja, dan kepada seorang pensiunan yang memiliki pengalaman bekerja puluhan tahun, adalah suatu keputusan yang kurang bijaksana.
Berikan usaha lebih dengan membuat penyesuaian gaya bahasa dan gaya bicara menurut orang yang akan kita ajak berkomunikasi, agar apa yang menjadi tujuan kita berkomunikasi dengan mereka tercapai.
Misal kita ingin menawarkan peluang bisnis kepada seseorang yang baru saja lulus SMA dan ingin meneruskan ke bangku kuliah. Hal-hal yang menarik minat mereka biasanya bagaimana mereka bisa mendapatkan uang lebih untuk membeli baju baru yang akan digunakan saat kuliah nanti. Atau bahkan bagaimana mereka bisa memiliki dana untuk meneruskan kuliah karena keadaan ekonomi keluarganya yang tidak memungkinkan.
Dan pada kondisi lain, dimana yang kita ajak berkomunikasi adalah seorang pensiunan atau seorang karyawan yang akan mendekati masa pensiun. Kita tahu kebanyakan dari orang-orang yang berprofesi sebagai karyawan memiliki ketakutan akan tidak memiliki penghasilan saat pensiun nanti.
Maka tentunya kalimat dan gaya bahasa kita juga disesuaikan dengan apa yang menjadi minat mereka, yaitu memberikan solusi atas permasalahan mereka, yang dalam hal ini ketakutan tidak memiliki penghasilan saat masa pensiun nanti.
3. Melakukan Follow Up setelah komunikasi pertama.
Follow up atau tindak lanjut sangat penting dilakukan, namun penting juga untuk tidak bersikap menyebalkan.
Follow up atau tindak lanjut sangat penting dilakukan, namun penting juga untuk tidak bersikap menyebalkan.
Kita tahu bahwa usaha kita menemukan orang yang tepat dan usaha kita menyesuaikan gaya bahasa dan gaya bicara saat berkomunikasi tidaklah mudah, maka apa yang sudah kita lakukan sebelumnya hendaknya di tindak lanjuti, agar apa yang sudah dilakukan sebelumnya tidak sia-sia, dan tentunya bisa membuat tujuan tercapai.
Satu hal yang perlu kita ingat bahwa prospek tidak akan pernah menghubungi kita lebih dulu. Dalam kehidupan prospek setelah berkomunikasi dengan kita pertama kali, akan banyak sekali hal yang terjadi yang dapat membuat mereka lupa akan kita dan penawaran kita.
Satu hal yang perlu kita ingat bahwa prospek tidak akan pernah menghubungi kita lebih dulu. Dalam kehidupan prospek setelah berkomunikasi dengan kita pertama kali, akan banyak sekali hal yang terjadi yang dapat membuat mereka lupa akan kita dan penawaran kita.
Tugas kita adalah menempatkan kembali penawaran kita ke dalam pikiran prospek, tepatnya menjadikannya prioritas terdepan dalam pikiran prospek saat itu.
Caranya yaitu dengan mengingatkan mereka bahwa kita dan produk atau peluang bisnis yang kita tawarkan masih ada, dan kita masih tertarik untuk bekerjasama dengan mereka. Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kita terlalu memaksa.
Caranya yaitu dengan mengingatkan mereka bahwa kita dan produk atau peluang bisnis yang kita tawarkan masih ada, dan kita masih tertarik untuk bekerjasama dengan mereka. Yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai kita terlalu memaksa.
Memaksakan kehendak kepada prospek hanya akan menghasilkan perasaan sebal mereka kepada kita, dan malah akan memberikan hasil yang tidak sesuai dengan tujuan kita.
4. Memanfaatkan Waktu sebaik-baiknya.
Pada saat kita melakukan pertemuan offline, apakah itu pertemuan pertama kali atau sebuah follow up, kita perlu benar-benar merancang dan menjadwalkan seluruh kegiatan kita pada hari tersebut.
4. Memanfaatkan Waktu sebaik-baiknya.
Pada saat kita melakukan pertemuan offline, apakah itu pertemuan pertama kali atau sebuah follow up, kita perlu benar-benar merancang dan menjadwalkan seluruh kegiatan kita pada hari tersebut.
Jika kegiatan hari itu hanya untuk pertemuan offline, maka rancanglah bagaimana kita bisa memaksimalkan waktu yang kita miliki untuk melakukan pertemuan offline lainnya dengan prospek-prospek kita yang lain, yang memang membutuhkan pertemuan offline.
Menggunakan waktu secara efisien saat pertemuan offline dengan memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan beberapa pekerjaan sekaligus akan memberi kita percepatan dalam menyelesaikan pekerjaan kita.
Caranya yaitu dengan menjadwalkan pertemuan offline ini dengan prospek-prospek lainnya pada hari dan lokasi yang sama. Atau jika tidak memungkinkan di lokasi yang sama, maka analisa kembali apakah waktu dan lokasi bertemu yang mereka inginkan masih memungkinkan untuk disetujui melihat waktu yang tersedia pada hari itu.
Orang yang Tepat biasanya akan menghargai dan menghormati usaha yang kita lakukan dalam mengundang mereka untuk bertemu. Dan biasanya mereka juga akan mengusahakan agar dapat memenuhi undangan kita untuk bertemu. Hal ini juga menunjukkan bentuk profesionalitas dan kualitas yang ada pada diri seseorang.
Menggunakan waktu secara efisien saat pertemuan offline dengan memanfaatkan waktu tersebut untuk melakukan beberapa pekerjaan sekaligus akan memberi kita percepatan dalam menyelesaikan pekerjaan kita.
Caranya yaitu dengan menjadwalkan pertemuan offline ini dengan prospek-prospek lainnya pada hari dan lokasi yang sama. Atau jika tidak memungkinkan di lokasi yang sama, maka analisa kembali apakah waktu dan lokasi bertemu yang mereka inginkan masih memungkinkan untuk disetujui melihat waktu yang tersedia pada hari itu.
Orang yang Tepat biasanya akan menghargai dan menghormati usaha yang kita lakukan dalam mengundang mereka untuk bertemu. Dan biasanya mereka juga akan mengusahakan agar dapat memenuhi undangan kita untuk bertemu. Hal ini juga menunjukkan bentuk profesionalitas dan kualitas yang ada pada diri seseorang.
5. Mengutamakan Bersikap Sopan dan Ramah.
Banyak dari kita yang hanya fokus terhadap hasil dan target yang harus kita capai, sampai-sampai kita melupakan bahwa kita berinteraksi dengan sesama manusia yang memiliki perasaan.
Banyak dari kita yang hanya fokus terhadap hasil dan target yang harus kita capai, sampai-sampai kita melupakan bahwa kita berinteraksi dengan sesama manusia yang memiliki perasaan.
Jadi penting sekali agar kita tetap bersikap sopan dan ramah kepada prospek, walaupun mungkin pada akhirnya prospek tersebut tidak menerima tawaran kita.
Kebanyakan prospek menyetujui apa yang kita tawarkan bukan karena mereka butuh produknya, atau peluang bisnisnya, namun lebih melihat akan siapa yang menawarkan dan bagaimana cara mereka menawarkannya.
Apakah kita dapat dipercaya dan bukan sebaliknya yang akan menjerumuskan prospek, apakah kita dapat memberi solusi atas masalah atau kebutuhan mereka, apakah kita mendengarkan saat mereka berbicara, dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang perlu kita tanyakan pada diri sendiri agar kita dapat menjadi prioritas pilihan prospek.
Kebanyakan prospek menyetujui apa yang kita tawarkan bukan karena mereka butuh produknya, atau peluang bisnisnya, namun lebih melihat akan siapa yang menawarkan dan bagaimana cara mereka menawarkannya.
Apakah kita dapat dipercaya dan bukan sebaliknya yang akan menjerumuskan prospek, apakah kita dapat memberi solusi atas masalah atau kebutuhan mereka, apakah kita mendengarkan saat mereka berbicara, dan masih banyak lagi pertanyaan-pertanyaan yang perlu kita tanyakan pada diri sendiri agar kita dapat menjadi prioritas pilihan prospek.
Sikap yang sopan dan ramah tanpa memandang bulu akan membuat propsek memiliki rasa hormat dan simpati kepada kita karena mereka juga merasa dihormati dan dihargai oleh kita.
Jika saat itupun mereka menolak tawaran kita, tidak apa-apa. Karena suatu saat mereka membutuhkan produk atau peluang bisnis yang kita tawarkan, maka bersiaplah kalau kita akan menjadi orang yang pertama yang akan mereka hubungi.
Tidak berhenti sampai disitu, jika ada rekan atau keluarga mereka yang membutuhkan produk atau peluang bisnis yang kita tawarkan, mereka juga tidak segan untuk mereferensikan kita kepada rekan atau keluarganya tersebut.
Sikap yang baik seperti berlaku sopan dan ramah, hanya akan mengundang orang-orang yang baik juga ke dalam kehidupan kita. Dan salah satu kepribadian yang dimiliki oleh Orang yang Tepat adalah memiliki sikap yang baik, menghargai dan menghormati orang lain.
Jika saat itupun mereka menolak tawaran kita, tidak apa-apa. Karena suatu saat mereka membutuhkan produk atau peluang bisnis yang kita tawarkan, maka bersiaplah kalau kita akan menjadi orang yang pertama yang akan mereka hubungi.
Tidak berhenti sampai disitu, jika ada rekan atau keluarga mereka yang membutuhkan produk atau peluang bisnis yang kita tawarkan, mereka juga tidak segan untuk mereferensikan kita kepada rekan atau keluarganya tersebut.
Sikap yang baik seperti berlaku sopan dan ramah, hanya akan mengundang orang-orang yang baik juga ke dalam kehidupan kita. Dan salah satu kepribadian yang dimiliki oleh Orang yang Tepat adalah memiliki sikap yang baik, menghargai dan menghormati orang lain.
Demikian 5 Rahasia Mencari Orang yang Tepat dalam Bisnis yang dapat saya bagi disini. Mudah-mudahan dapat membantu teman-teman semua dalam melakukan pencarian.
Jika ingin tahu bagaimana kita bisa menjadi pilihan prospek, silahkan cek artikel 2 Cara Membuat Kita Jadi Pilihan Prospek.
Senior Gold Director Oriflame Indonesia
Whatsapp 08129897914
SMS | Telp 08129897914
Linkedin : http://id.linkedin.com/in/dettyindriana
Linkedin : http://id.linkedin.com/in/dettyindriana
Inbox Facebook : https://www.facebook.com/dettyindriana1
7 Cara Tetap Semangat dan Berpikir Positif Saat Terpuruk
Sebagian
orang seperti karyawan berprestasi atau pengusaha sukses memiliki
pengalaman berharga tentang bagaimana cara tetap semangat dan berpikir positif saat terpuruk.
Dalam perjalanan menjemput impian, setiap orang sukses tentunya pernah mengalami kegagalan, bahkan ada yang sampai mengalaminya berkali-kali sampai akhirnya mereka berhasil mencapai tujuan mereka.
Dalam perjalanan menjemput impian, setiap orang sukses tentunya pernah mengalami kegagalan, bahkan ada yang sampai mengalaminya berkali-kali sampai akhirnya mereka berhasil mencapai tujuan mereka.
Tetap fokus pada tujuan sangat penting artinya, namun hal itu juga merupakan suatu
pekerjaan yang paling sulit dilakukan saat kita sedang diuji dengan masalah yang
berat dan dalam kondisi terpuruk. Kondisi
terpuruk ini sangat mempengaruhi emosi dan pikiran kita.
Emosi sangat berkaitan erat dengan motivasi yang menimbulkan semangat juang kita, dan berkaitan erat juga dengan pikiran kita. Kebanyakan orang cenderung membiarkan emosi menguasai pikiran mereka, dan sebagian orang berlaku sebaliknya.
Emosi sangat berkaitan erat dengan motivasi yang menimbulkan semangat juang kita, dan berkaitan erat juga dengan pikiran kita. Kebanyakan orang cenderung membiarkan emosi menguasai pikiran mereka, dan sebagian orang berlaku sebaliknya.
Hidup adalah pilihan. Mau berprofesi sebagai karyawan atau berprofesi sebagai pebisnis atau
beralih profesi dari karyawan menjadi pebisnis atau berprofesi keduanya,
semuanya adalah pilihan kita.
Sepanjang hidup saya, tantangan terbesar adalah saat memutuskan untuk fokus menjemput impian saya. Disinilah perjalanan hidup yang sesungguhnya dimulai.
Sepanjang hidup saya, tantangan terbesar adalah saat memutuskan untuk fokus menjemput impian saya. Disinilah perjalanan hidup yang sesungguhnya dimulai.
Saya
memutuskan untuk resign sebagai karyawan kantoran, dan
memulai untuk berbisnis. Banyak yang mengatakan bahwa lebih enak jadi pebisnis
atau pengusaha yang menjadi bos diri sendiri, dibanding jadi karyawan yang
kerja sama orang.
Ya… jika cara melihatnya begitu memang kelihatannya enak, namun pada proses yang sesungguhnya tidak seperti kelihatannya.
Ya… jika cara melihatnya begitu memang kelihatannya enak, namun pada proses yang sesungguhnya tidak seperti kelihatannya.
Seorang
pebisnis pasti akan menghadapi berbagai macam tantangan, rintangan, dan
hambatan yang berasal dari luar dirinya dan juga dari dalam dirinya.
Motivasi dan semangat yang tinggi saat memulai cepat atau lambat akan berkurang sedikit demi sedikit. Makin lama waktu yang kita harus lalui dalam mencapai tujuan kita akan memberi waktu bagi semua tantangan tersebut untuk mengikis semangat juang kita.
Lama kelamaan kita akan mulai ragu akan kemampuan yang kita miliki untuk mewujudkan impian kita, ditambah dengan pendapat orang-orang di sekitar kita yang mulai meragukan kekuatan impian kita dan kerja keras kita, yang akhirnya bisa membuat kita ragu akan keputusan kita memilih jalan untuk berbisnis.
Kondisi ini normal saja dan orang-orang sukses pernah mengalaminya.
Motivasi dan semangat yang tinggi saat memulai cepat atau lambat akan berkurang sedikit demi sedikit. Makin lama waktu yang kita harus lalui dalam mencapai tujuan kita akan memberi waktu bagi semua tantangan tersebut untuk mengikis semangat juang kita.
Lama kelamaan kita akan mulai ragu akan kemampuan yang kita miliki untuk mewujudkan impian kita, ditambah dengan pendapat orang-orang di sekitar kita yang mulai meragukan kekuatan impian kita dan kerja keras kita, yang akhirnya bisa membuat kita ragu akan keputusan kita memilih jalan untuk berbisnis.
Kondisi ini normal saja dan orang-orang sukses pernah mengalaminya.
Ketidakpastian itu adalah milik Tuhan. Ketidakpastian dalam hidup dipelihara agar kita sebagai manusia senantiasa tetap berusaha semaksimal mungkin dan tetap berdoa untuk memohon petunjuk dan bantuanNya.
Banyak
orang-orang sukses di dunia yang pernah mengalami ketidakpastian dalam hidup
mereka, bahkan sampai membuat hidup mereka terpuruk. Sebut saja Michael Jordan,
Walt Disney, Bill Gates, Soichiro Honda, dan Thomas Alva Edison.
Ketidakpastian ini hadir dalam kehidupan mereka dalam berbagai bentuk. Mulai dari ditolak berkali-kali, dipecat dari pekerjaan berulang kali, bangkrut beberapa kali, sampai dibilang tidak memiliki masa depan. Namun akhirnya mereka membuktikan bahwa mereka semua bisa sukses.
Yang membedakan mereka dengan yang lainnya adalah mereka memilih untuk membuat mental mereka siap untuk menghadapi segala tantangan, rintangan, dan hambatan yang hadir dalam kehidupan mereka. Ini yang dinamakan mental sukses.
Ketidakpastian ini hadir dalam kehidupan mereka dalam berbagai bentuk. Mulai dari ditolak berkali-kali, dipecat dari pekerjaan berulang kali, bangkrut beberapa kali, sampai dibilang tidak memiliki masa depan. Namun akhirnya mereka membuktikan bahwa mereka semua bisa sukses.
Yang membedakan mereka dengan yang lainnya adalah mereka memilih untuk membuat mental mereka siap untuk menghadapi segala tantangan, rintangan, dan hambatan yang hadir dalam kehidupan mereka. Ini yang dinamakan mental sukses.
Tantangan,
rintangan, dan hambatan tidak dapat dicegah kehadirannya dalam perjalanan hidup
orang-orang yang ingin sukses. Semua itu pasti hadir di hadapan kita.
Mereka percaya bahwa dibalik semua itulah impian mereka terletak dan menunggu untuk dijemput. Mereka percaya kesuksesan akan mereka raih jika mereka memberikan kemampuan dan usah mereka semaksimal mungkin.
Orang-orang Sukses belajar dan berusaha menghadapi Tantangan, Rintangan, Hambatan, dan bertahan untuk memenangkan perjuangan mereka.
Mereka percaya bahwa dibalik semua itulah impian mereka terletak dan menunggu untuk dijemput. Mereka percaya kesuksesan akan mereka raih jika mereka memberikan kemampuan dan usah mereka semaksimal mungkin.
Setiap orang
bisa dengan mudah membuat keputusan untuk memulai bisnis, dan akhirnya
memulainya. Namun hanya orang-orang yang memiliki mental sukses dan jiwa
pemenang saja yang memutuskan untuk bertahan dalam melanjutkan bisnis mereka,
termasuk memutuskan bertahan dan berusaha untuk bangkit saat terpuruk.
Berikut ini
adalah 7 cara tetap semangat dan berpikir positif saat terpuruk:
1. Percaya kesempatan
selalu ada.
Kita tidak
pernah tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Ketidakpastian adalah sesuatu
yang pasti di dunia ini. Sukses tidak mengenal yang namanya usia.
Coba lihat di sekeliling kita. Ada sebagian orang yang sudah menikmati kesuksesan saat masih muda, dan ada juga yang baru memulai bisnisnya saat mau masuk usia pensiun dan akhirnya hidup tenang menikmati masa pensiunnya. Kesempatan itu selalu ada, semuanya mungkin.
Coba lihat di sekeliling kita. Ada sebagian orang yang sudah menikmati kesuksesan saat masih muda, dan ada juga yang baru memulai bisnisnya saat mau masuk usia pensiun dan akhirnya hidup tenang menikmati masa pensiunnya. Kesempatan itu selalu ada, semuanya mungkin.
2. Sabar, sabar, dan sabar.
Sukses itu
membutuhkan proses. Prosesnya ada yang sebentar dan ada juga yang membutuhkan waktu tidak sebentar. Yang pasti kita jangan terlalu terpengaruh akan cerita sukses
beberapa orang yang bisa dicapai dalam waktu singkat.
Yang perlu kita ingat bahwa sukses butuh proses, proses membutuhkan waktu, dan waktu yang dibutuhkan oleh kita tidak sebentar. Maka dari itu dalam menjalani prosesnya dibutuhkan kesabaran kita agar kita dapat mencapai tujuan kita.
Yang perlu kita ingat bahwa sukses butuh proses, proses membutuhkan waktu, dan waktu yang dibutuhkan oleh kita tidak sebentar. Maka dari itu dalam menjalani prosesnya dibutuhkan kesabaran kita agar kita dapat mencapai tujuan kita.
3. Jangan memandang rendah diri sendiri.
Saat keadaan
sedang sulit apalagi saat terpuruk, hampir setiap orang mentalnya down dan merasa
kepercayaan dirinya hilang. Jangan khawatir, hal ini memang biasa terjadi
secara alami sebagai respon diri kita akan kondisi yang kita tidak sukai.
Hanya saja, jangan biarkan apa yang kita rasakan ini sampai berlarut-larut. Bangkit dan katakan pada diri sendiri bahwa kita lebih kuat dari tantangan yang kita hadapi saat ini.
Apa yang akan kita rasakan tergantung bagaimana pikiran kita melihat tantangan tersebut dari sudut pandang yang mana.
Apakah tantangan itu adalah sebuah masalah yang akan terus membuat hidup kita menderita, atau apakah tantangan itu adalah sebuah ujian yang menuntut kita untuk bertahan dan berjuang untuk naik kelas menuju kehidupan yang lebih baik.
Hanya saja, jangan biarkan apa yang kita rasakan ini sampai berlarut-larut. Bangkit dan katakan pada diri sendiri bahwa kita lebih kuat dari tantangan yang kita hadapi saat ini.
Apa yang akan kita rasakan tergantung bagaimana pikiran kita melihat tantangan tersebut dari sudut pandang yang mana.
Apakah tantangan itu adalah sebuah masalah yang akan terus membuat hidup kita menderita, atau apakah tantangan itu adalah sebuah ujian yang menuntut kita untuk bertahan dan berjuang untuk naik kelas menuju kehidupan yang lebih baik.
4. Mencoba mencari solusi.
Banyak jalan
menuju Roma. Sepertinya ini adalah kalimat bijak yang sesuai dengan poin ini.
Ya memang banyak cara untuk mencapai tujuan kita. Selalu ada jalan jika kita
mau berusaha.
Mengambil keputusan untuk bertindak dan mencoba mencari solusi adalah langkah yang tepat. Jika kita menemui kegagalan dalam percobaan kita ini, jangan langsung putus asadan berhenti berusaha. Ini hanyalah kegagalan sementara, yang merupakan proses alami yang akan dialami oleh setiap orang yang sedang melakukan perjalanan menjemput impian mereka.
Banyak sekali jalan yang tersedia, dan tugas kita hanyalah mencoba setiap jalan yang tersedia tersebut sampai kita menemukan jalan yang membuat kita menemukan solusi secepat mungkin. Jika gagal, coba lagi. Gagal lagi, coba lagi.
Hanya cara inilah yang selalu dilakukan oleh orang-orang sukses yang pernah bangkit dari keterpurukan. Dan jangan lupa untuk berdoa, dan ajaklah Tuhan dalam setiap perjalanan kita ini.
Mengambil keputusan untuk bertindak dan mencoba mencari solusi adalah langkah yang tepat. Jika kita menemui kegagalan dalam percobaan kita ini, jangan langsung putus asadan berhenti berusaha. Ini hanyalah kegagalan sementara, yang merupakan proses alami yang akan dialami oleh setiap orang yang sedang melakukan perjalanan menjemput impian mereka.
Banyak sekali jalan yang tersedia, dan tugas kita hanyalah mencoba setiap jalan yang tersedia tersebut sampai kita menemukan jalan yang membuat kita menemukan solusi secepat mungkin. Jika gagal, coba lagi. Gagal lagi, coba lagi.
Hanya cara inilah yang selalu dilakukan oleh orang-orang sukses yang pernah bangkit dari keterpurukan. Dan jangan lupa untuk berdoa, dan ajaklah Tuhan dalam setiap perjalanan kita ini.
5. Afirmasi.
Afirmasi itu
mirip seperti doa. Afirmasi ini merupakan suatu penegasan atau pernyataan terhadap
diri kita yang dapat mempengaruhi pikiran kita agar lebih menguatkan lagi
motivasi, semangat, dan tindakan kita dalam mencapai tujuan yang kita inginkan.
Apa yang kita afirmasikan ini haruslah menguasai alam bawah sadar kita yang akan menguasai secara otomatis pikiran dan tindakan kita. Tentunya afirmasi yang kita lakukan haruslah afirmasi positif yang merupakan perwujudan impian yang ingin kita jemput.
Apa yang kita afirmasikan ini haruslah menguasai alam bawah sadar kita yang akan menguasai secara otomatis pikiran dan tindakan kita. Tentunya afirmasi yang kita lakukan haruslah afirmasi positif yang merupakan perwujudan impian yang ingin kita jemput.
Tidak semua orang bisa melakukan afirmasi ini karena kecenderungan kebanyakan orang saat terpuruk adalah menjadi galau dan terlalu banyak berpikir negatif.
Berpikir sesuatu yang lebih buruk akan terjadi pada dirinya, dan membuat mereka malah menempatkan banyak rintangan dan hambatan di jalan yang akan mereka lalui, yang akhirnya memperlambat kecepatan mereka untuk bertindak mencari solusi.
6. Tolak ukur.
Selalu
jadikan diri kita yang sebelumnya sebagai tolak ukur kita. Jangan terlalu banyak
menggunakan orang lain untuk menjadi tolak ukur saat terpuruk, karena biasanya
malah akan membuat mental kita semakin jatuh dan semakin membuat motivasi kita
terjun bebas.
Kita hanya perlu membandingkan bagaimana kita sebelumnya, dan apakah saat ini pencapaian kita lebih baik dari sebelumnya.
Jika kita menjadi lebih baik dari sebelumnya, maka itu yang paling penting. Karena setiap kegagalan dan keterpurukan itu sifatnya hanya sementara, selama kita mau bangkit dan bertindak mencari solusi untuk mengatasi tantangan yang hadir di hadapan kita.
Dan tentunya kegagalan dan keterpurukan itu kita alami untuk memberi kita kesempatan belajar dan menimba pengalaman berharga, serta agar kita selalu merasa bersyukur saat merasakan kesuksesan nantinya.
Kita hanya perlu membandingkan bagaimana kita sebelumnya, dan apakah saat ini pencapaian kita lebih baik dari sebelumnya.
Jika kita menjadi lebih baik dari sebelumnya, maka itu yang paling penting. Karena setiap kegagalan dan keterpurukan itu sifatnya hanya sementara, selama kita mau bangkit dan bertindak mencari solusi untuk mengatasi tantangan yang hadir di hadapan kita.
Dan tentunya kegagalan dan keterpurukan itu kita alami untuk memberi kita kesempatan belajar dan menimba pengalaman berharga, serta agar kita selalu merasa bersyukur saat merasakan kesuksesan nantinya.
7. Percaya rencana Tuhan selalu yang terbaik.
Saat rencana
kita kita tidak berjalan sesuai dengan yang kita harapkan, dan akhirnya membuat
kita terjatuh dan terpuruk di dasar, kebanyakan orang akan berpikir bahwa ini
adalah hukuman dari Tuhan, atau berpikir bahwa Tuhan tidak berpihak pada kita.
Satu hal yang ingin saya ingatkan disini bahwa kehidupan itu seperti roda, ada saat diatas dan ada saat dibawah. Kita tidak pernah tahu kapan kita akan diatas dan kapan kita akan dibawah, karena seperti yang kita sudah bahas sebelumnya bahwa ketidakpastian itu milik Tuhan.
Yang perlu kita lakukan hanyalah berusaha dan berdoa, dan haruslah seimbang antara doa dan usaha tersebut. Selalu mensyukuri apa yang terjadi di dalam kehidupan kita.
Saat kita di atas memang lebih mudah untuk bersyukur, namun saat terpuruk kita harus tetap bersyukur karena ini adalah bagian dari rencana Tuhan untuk memberi kita rencana kehidupan yang lebih baik lagi dari keadaan kita saat ini, dan pastinya lebih baik dari rencana kita yang tidak berjalan sesuai harapan tersebut.
Intinya adalah kita harus percaya dan berpikir positif akan semua rencana Tuhan.
Satu hal yang ingin saya ingatkan disini bahwa kehidupan itu seperti roda, ada saat diatas dan ada saat dibawah. Kita tidak pernah tahu kapan kita akan diatas dan kapan kita akan dibawah, karena seperti yang kita sudah bahas sebelumnya bahwa ketidakpastian itu milik Tuhan.
Yang perlu kita lakukan hanyalah berusaha dan berdoa, dan haruslah seimbang antara doa dan usaha tersebut. Selalu mensyukuri apa yang terjadi di dalam kehidupan kita.
Saat kita di atas memang lebih mudah untuk bersyukur, namun saat terpuruk kita harus tetap bersyukur karena ini adalah bagian dari rencana Tuhan untuk memberi kita rencana kehidupan yang lebih baik lagi dari keadaan kita saat ini, dan pastinya lebih baik dari rencana kita yang tidak berjalan sesuai harapan tersebut.
Intinya adalah kita harus percaya dan berpikir positif akan semua rencana Tuhan.
Selama hidup saya, saya mengalami beberapa kali saat-saat sulit, yang beberapa diantaranya membuat saya terpuruk. Pilihan saya saat itu adalah membuat diri saya makin terpuruk atau bangkit dan berjuang untuk kondisi yang lebih baik.
Dari pengalaman tersebut, saya menemukan suatu pola dimana kesuksesan itu hadir setelah kita mengalami tantangan hidup yang paling hebat.
Jika kita bisa bertahan dan tetap berjuang secara fisik dan mental saat menghadapi tantangan tersebut, maka pada akhirnya kita akan bisa mengatasi tantangan tersebut.
Saat kita berhasil mengatasi tantangan, maka sesuatu yang kita temui setelah itu adalah sesuatu yang menjadi impian dan tujuan kita.
Demikian 7 Cara Tetap Semangat dan Berpikir Positif Saat Terpuruk yang bisa saya bagi
disini. Mudah-mudahan bisa memberikan inspirasi dan motivasi bagi teman-teman
yang sedang mengalami saat-saat yang penuh tantangan dalam hidup.
Terpuruk, sedang down, dan berada di bawah bukanlah kondisi permanen jika kita memiliki kemauan untuk bangkit dan berjuang. Lagipula, saat kita berada di bawah, tidak ada pilihan lain selain naik ke atas, bukan?
Terpuruk, sedang down, dan berada di bawah bukanlah kondisi permanen jika kita memiliki kemauan untuk bangkit dan berjuang. Lagipula, saat kita berada di bawah, tidak ada pilihan lain selain naik ke atas, bukan?
Detty Indriana
Senior Gold Director Oriflame Indonesia
Whatsapp 08129897914
SMS | Telp 08129897914
Linkedin : http://id.linkedin.com/in/dettyindriana
Inbox Facebook : https://www.facebook.com/dettyindriana1
7 Jenis Pekerjaan Yang Tidak Disadari Menghabiskan Waktu
Dalam kehidupan sehari-hari, ternyata banyak sekali jenis pekerjaan yang tidak disadari menghabiskan waktu produktif kita pada saat melakukan pekerjaan, baik itu sebagai karyawan kantoran atau sebagai seorang pebisnis.
Jenis pekerjaan ini sering kita lakukan tanpa kita sadari, karena biasanya merupakan bagian dari suatu pekerjaan besar yang harus kita selesaikan. Jenis pekerjaan ini biasanya memberikan kontribusi yang tidak terlalu besar terhadap hasil dari pekerjaan kita, namun jika tidak dikerjakan malah dapat menimbulkan masalah yang bisa menjadi besar, disamping waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut juga cukup banyak.
Baik itu profesi sebagai seorang karyawan atau sebagai seorang pebisnis pastinya pernah mengalami kondisi yang namanya kewalahan. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan namun setelah satu persatu dikerjakan kok sepertinya pekerjaan tersebut tidak ada habisnya, padahal waktu yang kita habiskan untuk menyelesaikan sebagian pekerjaan tersebut sudah cukup banyak, bahkan kadang sampai harus lembur.
Namun di sisi lain, kita juga melihat sebagian orang dengan beban kerja yang sama dapat menyelesaikan pekerjaannya tanpa harus lembur dan tanpa merasa kewalahan, dan sepertinya sangat efisien dalam melakukan pekerjaan mereka. Kok bisa?
Jenis pekerjaan ini sering kita lakukan tanpa kita sadari, karena biasanya merupakan bagian dari suatu pekerjaan besar yang harus kita selesaikan. Jenis pekerjaan ini biasanya memberikan kontribusi yang tidak terlalu besar terhadap hasil dari pekerjaan kita, namun jika tidak dikerjakan malah dapat menimbulkan masalah yang bisa menjadi besar, disamping waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut juga cukup banyak.
Baik itu profesi sebagai seorang karyawan atau sebagai seorang pebisnis pastinya pernah mengalami kondisi yang namanya kewalahan. Banyak pekerjaan yang harus diselesaikan namun setelah satu persatu dikerjakan kok sepertinya pekerjaan tersebut tidak ada habisnya, padahal waktu yang kita habiskan untuk menyelesaikan sebagian pekerjaan tersebut sudah cukup banyak, bahkan kadang sampai harus lembur.
Namun di sisi lain, kita juga melihat sebagian orang dengan beban kerja yang sama dapat menyelesaikan pekerjaannya tanpa harus lembur dan tanpa merasa kewalahan, dan sepertinya sangat efisien dalam melakukan pekerjaan mereka. Kok bisa?
Agar tidak merasa kewalahan kita harus pandai mengatur waktu. Kita harus melakukan analisa lebih dalam terhadap semua pekerjaan yang kita lakukan dan bagaimana kita menggunakan waktu kita sehari-hari selama ini.
Jika kita merasa selalu kewalahan setiap hari, mungkin kita sudah terjebak melakukan beberapa atau seluruhnya dari 7 jenis pekerjaan yang tidak disadari menghabiskan waktu berikut ini:
1. Banyak melakukan pekerjaan administrasi.
Melakukan pekerjaan adminstrasi atau pekerjaan klerikal memang banyak menghabiskan waktu. Pekerjaan rekonsiliasi data adalah salah satu pekerjaan yang paling sering muncul dalam setiap jenis pekerjaan, dan juga yang paling banyak menghabiskan waktu.
Jika kita seorang pimpinan perusahaan atau seorang pebisnis yang dituntut untuk selalu berpikir kreatif dan strategis, tentunya akan melihat pekerjaan administrasi seperti ini adalah sebagai pekerjaan yang membosankan dan tidak memberi kontribusi yang besar bagi perkembangan bisnis.
Dan jika dilakukan dalam jangka panjang akan membuat pikiran kreatif dan strategis mereka menjadi tumpul, karena seringnya sebagian besar waktu mereka digunakan untuk melakukan pekerjaan yang menjadi rutinitas, melakukan pekerjaan yang sama berulang-ulang.
Jika mengalami hal ini, sebaiknya kita mulai berpikir untuk memilah-milah pekerjaan mana yang memang harus kita lakukan sendiri, dan pekerjaan mana yang bisa dan perlu kita delegasikan, baik itu ke tim kerja kita atau mempekerjakan atau menyewa pihak ketiga yang memang khusus melakukan pekerjaan administrasi.
Menyewa pihak ketiga memang terlihat mengeluarkan biaya lagi untuk pekerjaan yang sebenarnya bisa kita lakukan sendiri, namun jika kita bandingkan dengan berapa banyak waktu kita yang habiskan dalam melakukan pekerjaan tersebut dan kesempatan menggunakan waktu tersebut untuk mengembangkan bisnis kita, tentunya keputusan ini akan memberikan nilai tambah yang lebih tinggi bagi bisnis kita namun dengan biaya yang lebih murah, jika dibandingkan dengan nilai potensi kemajuan bisnis kita yang hilang.
2. Banyak menunda pekerjaan singkat dan mudah.
Pekerjaan singkat dan mudah itu adalah pekerjaan yang hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja untuk menyelesaikannya, yaitu seperti menjadwalkan pertemuan dengan klien, follow up prospek, membayar tagihan lewat e-banking, atau membalas email yang tidak memerlukan persiapan data. Pekerjaan-pekerjaan yang seperti ini adalah pekerjaan-pekerjaan yang harus dilakukan segera.
Menunda pekerjaan-pekerjaan yang hanya membutuhkan waktu penyelesaian singkat dan tidak sulit dalam mengerjakannya adalah kebiasaan yang biasa dilakukan oleh para pebisnis. Mereka berpikir bahwa pekerjaan yang penting untuk dilakukan lebih dulu adalah pekerjaan-pekerjaan yang memiliki tingkat kesulitan tinggi dan membutuhkan waktu yang tidak sedikit.
Namun pada akhirnya, pekerjaan-pekerjaan singkat dan mudah tersebut menjadi terbengkalai dan terlupakan, yang akhirnya membuat kita harus mengerjakannya dalam waktu yang lebih lama dari yang seharusnya karena masalah yang ditimbulkan dari penundaannya tersebut.
3. Banyak mengurus tim kerja yang tidak mandiri.
Banyak pebisnis yang menghabiskan waktunya yang berharga hanya untuk mengurus tim kerja yang dimilikinya. Dia selalu melakukan pengawasan dan memastikan bahwa tim kerjanya melakukan pekerjaannya dengan benar dan tepat sesuai arahannya.
Jika dia harus selalu memberi arahan kepada tim kerjanya setiap waktu di dalam setiap aspek dalam pekerjaan mereka dan mereka tetap tidak membuat suatu kemajuan berarti dengan berhasil bekerja secara mandiri (tanpa selalu diberi arahan dan terus diingatkan), maka sebaiknya dia meninggalkan mereka.
Memang kelihatannya kita menerapkan gaya kepemimpinan yang keras, namun meninggalkan orang-orang yang memperlambat gerak dan kemajuan bisnis kita adalah sebuah solusi dan keputusan terbaik untuk bisnis kita.
Makin lama mempertahankan orang-orang seperti ini akan menghabiskan waktu dan energi kita, serta makin lama makin dapat memancing emosi kita yang akhirnya dapat mengacaukan pikiran dan tindakan kita yang seharusnya berpikir kreatif dan strategis.
4. Banyak mengurus masalah-masalah kecil (fire-fighting).
Dalam melakukan pekerjaan, kita sering dihadapkan pada masalah-masalah kecil yang perlu diselesaikan. Kadang masalah-masalah kecil ini adalah masalah yang baru muncul, dan kadang adalah masalah-masalah kecil yang selalu muncul berulang kali.
Masalah-masalah kecil ini tidak terlalu sulit untuk diselesaikan, namun masalah-masalah kecil ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit dalam penyelesaiannya, dan terkadang jumalah masalah-masalah kecil yang datang setiap harinya juga tidak sedikit.
Untuk menghindari masalah-masalah kecil yang terus muncul berulang kali, kita harus mengalokasikan waktu khusus untuk membuat strategi dan mencari solusi agar masalah-masalah kecil tersebut tidak muncul kembali. Untuk masalah-masalah yang baru muncul, jika memang masih bisa didelegasikan penanganannya, maka delegasikanlah.
Disini sangat diperlukan tim kerja yang solid dan memiliki kemampuan bekerja secara mandiri. Jika tidak memungkinkan juga, maka setidaknya kita harus bisa mengalokasikan waktu untuk melakukan pekerjaan kreatif dan strategis setiap harinya, disamping menyelesaikan masalah-masalah kecil tersebut, dengan demikian akan membuat kita tetap fokus pada tujuan kita.
5. Tidak memiliki strategi dalam penggunaan media sosial.
Sebagai pebisnis masa kini, ataupun seorang karyawan yang bekerja di bagian pemasaran, kita sangat mengetahui pentingnya peran media sosial dalam melakukan pemasaran produk, jasa, dan atau peluang bisnis pada zaman sekarang. Saat ini pemasaran melalui media sosial menjadi lebih efektif dibanding melakukan pemasaran di media cetak atau media televisi.
Membatasi waktu kita untuk aktif di media sosial setiap harinya mungkin akan memberikan waktu produktif lebih pada pekerjaan-pekerjaan lain yang tidak berkaitan secara langsung dengan pemasaran di media sosial.
Namun jika kita tidak memiliki rencana permainan (game plan) dalam menggunakan media sosial sebagai salah satu strategi pemasaran kita, maka waktu 30 menit pun kita aktif di media sosial akan termasuk sebagai pekerjaan yang hanya membuang-buang waktu.
Kita harus memahami kenapa kita butuh media sosial sebagai salah satu strategi pemasaran kita, dan hasil seperti apa yang kita harapkan jika strategi pemasaran tersebut berjalan dengan lancar.
6. Tetap menggunakan strategi dan cara yang sudah terbukti tidak berhasil.
Sebagian besar para pebisnis pemula sering sekali salah mengartikan kata ketekunan dan konsitensi dalam berbisnis. Mereka kadang masih mengandalkan strategi dan cara-cara lama yang sudah terbukti tidak berhasil atau tidak memberi kemajuan yang signifikan terhadap bisnisnya.
Mereka berpikir bahwa hal ini adalah hanya masalah waktu. Mereka sering berpedoman pada kata-kata bijak yang mengatakan bahwa selama kita tekun dan konsisten mengerjakannya maka hasil yang kita inginkan akan tercapai.
Sebenarnya disinilah yang membedakan para pebisnis sukses dengan yang belum sukses. Yang membedakan adalah bekerja cerdas, bukan hanya bekerja keras.
Jika kita melihat bahwa kemajuan bisnis kita tidak memperlihatkan perkembangan yang berarti dalam waktu yang cukup lama atau tidak sesuai dengan target yang ditetapkan, maka mulailah menganalisa, mulailah mengevaluasi, dan mulailah melakukan tolak ukur (benchmarking).
Temukan orang-orang yang menjalankan bisnis yang sama namun bedanya mereka memiliki kemajuan yang pesat dalam bisnisnya. Cari tahu apa yang membuat bisnis mereka maju pesat sementara bisnis kita tidak memperlihatkan kemajuan yang berarti. Cari tahu apa yang mereka lakukan namun kita tidak melakukannya.
Tanyakan dengan jujur pada diri sendiri, kenapa?
Apakah karena kita kurang kreatif dalam membuat strategi dan cara-cara menjalankan bisnisnya?
Apakah ini waktunya saya harus meninggalkan strategi dan cara-cara lama yang tidak berhasil, dan mulai menggantinya dengan strategi dan cara-cara baru yang mungkin bisa berhasil?
Jawablah dengan jujur dan buat keputusan segera sebelum bisnis kita terjun bebas.
7. Mengulangi pekerjaan yang sama berulang-ulang.
Disinilah peran komunikasi pemasaran (marketing communication) sangat besar dalam strategi pemasaran yang efektif dan efisien. Berkomunikasi dan memiliki respon yang cepat dalam menanggapi pertanyaan prospek adalah suatu pekerjaan yang penting dalam melakukan pemasaran dan atau penjualan.
Namun jika kita harus menanggapi hal yang sama berulang-ulang untuk masing-masing prospek yang berbeda, maka apa yang kita kerjakan ini tergolong pekerjaan yang menghabiskan waktu dan energi yang banyak namun tidak memberikan nilai tambah yang signifikan terhadap bisnis kita.
Belajarlah membuat suatu catatan yang berupa template atau halaman di Blog yang berisikan tentang pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan beserta jawabannya (Frequently Asked Questions – FAQ).
Jadi jika suatu saat ada pertanyaan-pertanyaan yang sama yang ditanyakan oleh prospek-prospek yang berbeda kepada kita, kita tinggal menggunakan catatan tersebut untuk menjawabnya, dibanding harus menulis dari awal jawaban untuk setiap pertanyaan yang perlu kita respon. Tentunya dengan cara seperti ini kita akan menghemat waktu dan energi yang kita gunakan, sehingga bisa kita alokasikan kepada pekerjaan-pekerjaan yang lebih kreatif dan strategis.
Waktu adalah suatu rezeki yang diberikan oleh Tuhan kepada kita secara cuma-cuma, namun sesungguhnya waktu memiliki nilai yang sangat tinggi dalam kehidupan kita, karena waktu yang sudah hilang tidak pernah dapat kita kembalikan lagi. Maka bijaklah dalam menggunakan waktu kita.
Jika kita adalah seorang karyawan yang bekerja di suatu perusahaan, tentunya memahami sekali bahwa perusahaan tempat kita bekerja memberi kita gaji sebagai kompensasi atas waktu kita yang berharga yang kita berikan pada perusahaan untuk mewujudkan impian mereka.
Namun bagi seorang pebisnis, waktu berharga yang mereka miliki, mereka gunakan sendiri untuk mewujudkan impian mereka sendiri. Disini kita bisa melihat bagaimana waktu itu sangat berharga dan bernilai bagi orang-orang yang tahu bagaimana memanfaatkan waktu dengan baik untuk mewujudkan impiannya dan mencapai tujuannya.
Demikianlah 7 jenis pekerjaan yang tidak disadari menghabiskan waktu produktif kita setiap hari. Mudah-mudahan dapat membantu teman-teman dalam menganalisa dan mengevaluasi kembali daftar pekerjaan hariannya, menyusun kembali prioritas pekerjaannya, sehingga bisa lebih mengoptimalkan waktu yang tersedia untuk pekerjaan-pekerjaan yang lebih memberikan kontribusi besar bagi keberhasilan pencapaian tujuan.
Detty Indriana
Senior Gold Director Oriflame Indonesia
Whatsapp 08129897914
SMS | Telp 08129897914
Linkedin : http://id.linkedin.com/in/dettyindriana
Inbox Facebook : https://www.facebook.com/dettyindriana1
Senior Gold Director Oriflame Indonesia
Whatsapp 08129897914
SMS | Telp 08129897914
Linkedin : http://id.linkedin.com/in/dettyindriana
Inbox Facebook : https://www.facebook.com/dettyindriana1
7 Cara Membuat Pekerjaan Selesai Lebih Banyak Setiap Hari
Jika kita berbicara bagaimana cara membuat pekerjaan selesai lebih banyak setiap hari, artinya kita akan membahas apa saja yang dilakukan oleh orang-orang sukses yang belum dilakukan oleh orang-orang yang belum sukses.
Apakah kita pernah melihat sebagian orang tetap bisa hidup dan bekerja dengan teratur dan seimbang serta mencapai hasil yang diharapkan walaupun memiliki banyak sekali pekerjaan yang harus diselesaikan setiap harinya, sementara sebagian orang lain terlihat sangat sibuk namun pada akhirnya tidak ada hasil berarti yang dapat dicapai?
Apakah kita pernah melihat sebagian orang tetap bisa hidup dan bekerja dengan teratur dan seimbang serta mencapai hasil yang diharapkan walaupun memiliki banyak sekali pekerjaan yang harus diselesaikan setiap harinya, sementara sebagian orang lain terlihat sangat sibuk namun pada akhirnya tidak ada hasil berarti yang dapat dicapai?
Setiap orang memang memiliki keunikan tersendiri, namun saat berhadapan dengan pekerjaan dan target yang harus dicapai, keunikan tersebut hanya menyentuh pada sisi kreatifitas yang menunjang penyelesaian pekerjaan.
Selebihnya kita yang harus beradaptasi dengan menyesuaikan kemampuan kita dengan pekerjaan dan target yang harus dicapai. Tidak ada alasan yang dapat digunakan dengan membawa-bawa keunikan yang dimiliki oleh setiap orang dan tidak ada perlakuan ekslusif atas keunikan tersebut yang menjadi alasan sebuah kegagalan.
Contohnya jika kita seorang karyawan kantoran yang diberikan sederet pekerjaan yang harus diselesaikan oleh bos kita. Apakah bisa kita memilih hanya pekerjaan yang sesuai dengan keunikan kita saja yang dikerjakan, sementara pekerjaan yang tidak sesuai tidak mau kita kerjakan? Tentu tidak, bukan?
Tidak ada orang sukses yang berlaku “semau-mau gue” di dunia ini. Bahkan seorang pengusaha sukses pun harus bisa beradaptasi terhadap keinginan konsumennya, karena hanya hal itu yang dapat menghasilkan bisnis.
Itu kenapa muncul beberapa bidang pekerjaan yang berkaitan dengan survey konsumen dan penelitian pasar yang membantu para pebisnis membuat produk, jasa, dan atau peluang bisnis yang sesuai dengan kebutuhan konsumen dan pasar.
Rahasia Orang-orang Sukses yang belum dilakukan oleh Orang-orang yang Belum Sukses adalah Kemampuan Mengatur Waktu atau sering kita sebut dengan Manajemen Waktu.Di dunia ini kita bisa menemukan banyak orang kreatif, banyak orang pintar secara ilmu dan pengetahuan, banyak orang-orang yang memiliki ide-ide cemerlang, dan banyak orang yang memiliki etos kerja sebagai pekerja keras.
Namun semua itu tidak ada artinya jika kita tidak memiliki sistem kerja yang tepat, karena setiap tujuan yang akan dicapai itu selalu memiliki batas waktu, yang mana menuntut kita menyelesaikan lebih cepat dan lebih banyak pekerjaan setiap harinya.
Jika kita tidak memiliki sistem kerja yang tepat, maka tidak lain dan tidak bukan yang akan kita raih hanyalah kegagalan. Maka tidak heran kalau kita sering membaca atau mendengar nasehat seperti “Bekerja keras harus dibarengi dengan bekerja cerdas”.
Sistem kerja yang kita bicarakan disini salah satunya adalah manajemen waktu tersebut. Beban kerja sama banyaknya, alat bantu kerja yang digunakan sama lengkapnya, namun yang berbeda adalah hasil yang dicapainya. Dan hasil ini yang membedakan orang-orang sukses dengan orang-orang yang belum sukses.
Berikut ini adalah 7 cara membuat pekerjaan selesai lebih banyak setiap harinya:
1. Buat Buku Kumpulan Impian (Dream Book).
Sebuah kesuksesan berawal dari sebuah impian. Impian membuat hidup kita memiliki makna dan tujuan. Sebuah impian yang ditambahkan batas waktu akan menjadi sebuah target atau tujuan.
Isilah buku kumpulan impian kita tersebut dengan impian-impian yang ingin kita wujudkan dalam kehidupan kita beserta target pencapaiannya, dan klasifikasikan berdasarkan target jangka pendek dan jangka panjang.
Salah satu cara agar kita dapat memanfaatkan waktu secara efektif dan efisien adalah dengan mengetahui apa yang menjadi tujuan kita, sehingga dengan demikian kita hanya akan memfokuskan energi, waktu, dan fokus kita kearah dimana tujuan kita berada.
Segala apapun yang kita kerjakan setiap hari haruslah selalu terarah dan memiliki tujuan untuk membawa kita lebih dekat ke tujuan hidup kita.
Sebuah tujuan hidup yang berawal dari impian itulah yang akan selalu mengobarkan semangat, menghidupkan harapan, dan memberi motivasi di dalam diri kita, sehingga kita akan selalu bersemangat dalam melakukan pekerjaan, dan tentunya selalu berusaha untuk menyelesaikan pekerjaan demi pekerjaan lebih cepat.
2. Buat Daftar Pekerjaan.
Mengingat adalah suatu pekerjaan yang sulit jika hal-hal yang perlu diingat ada banyak sekali. Kadang kita merasa bisa mengingat semua hal dan tidak perlu mencatatnya, padahal dalam kenyataannya mengingat segala hal akan membuat energi, fokus, dan waktu kita terkuras lebih banyak.
Untuk menghindarinya terbuang percuma, maka siapkanlah catatan-catatan untuk hal-hal yang sulit untuk kita ingat terus setiap saat. Buatlah daftar tentang pekerjaan-pekerjaan apa saja yang harus kita lakukan dalam bulan tersebut berdasarkan dari tujuan yang kita ingin capai menurut target jangka pendek dan jangka panjang.
Lalu klasifikasikan pekerjaan-pekerjaan apa saja yang harus selesai pada minggu pertama, kedua, dan seterusnya. Klasifikasikan kembali pekerjaan-pekerjaan apa saja yang harus dilakukan pada setiap harinya di dalam setiap minggu tersebut. Lalu perkirakan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan masing-masing pekerjaan tersebut.
3. Buat Agenda Kerja.
Jika pada saat memulai hari untuk bekerja saja kita sudah dihadapkan dengan kebingungan, seperti tidak tahu apa yang harus dilakukan lebih dulu dan kapan harus menyelesaikannya, maka pastinya kita akan kesulitan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan kita pada hari tersebut.
Setelah membuat daftar pekerjaan, maka buatlah agenda kerja kita dengan memasukkan daftar pekerjaan yang sudah kita buat ke dalam alokasi waktu yang tersedia setiap harinya.
Buatlah alokasi-alokasi waktu dalam hari tersebut untuk masing-masing pekerjaan berdasarkan prioritas dan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut, sehingga nantinya akan terlihat berapa banyak waktu dalam satu hari yang sudah kita alokasikan untuk bekerja dan berapa banyak waktu yang masih belum memiliki alokasi.
Jika sekiranya alokasi waktu untuk bekerja pada hari tersebut terlihat terlalu banyak, maka evaluasi kembali apakah waktu penyelesaian pekerjaan tersebut dapat kita persingkat, atau adakah pekerjaan-pekerjaan yang dapat dilakukan bersamaan sehingga dapat mengurangi waktu menunggu, atau adakah pekerjaan-pekerjaan yang masih bisa kita tunda ke hari berikutnya tanpa mengganggu kecepatan kita dalam mencapai tujuan, dan sebagainya.
Jangan lupa untuk mempertimbangkan cadangan waktu jika terjadi hal-hal yang di luar kontrol kita.
4. Hindari Gangguan Bekerja.
Gangguan dalam bekerja bisa menyerap energi, waktu, dan fokus yang seharusnya bisa kita gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan kita. Khususnya fokus yang menjadi buyar karena terganggu, membutuhkan waktu dan energi yang tidak sedikit untuk membuat kita kembali lagi pada level fokus yang sama, yang dibutuhkan dalam melakukan pekerjaan.
Gangguan yang paling umum terjadi berasal dari alat komunikasi kita yang terhubung dengan media sosial.
Kecuali memang pekerjaan kita mengharuskan kita untuk bekerja secara langsung menggunakan media sosial, maka alokasikanlah waktu-waktu khusus dimana kita bisa menggunakan media sosial tersebut, seperti waktu-waktu jeda 10-15 menit diantara setelah menyelesaikan pekerjaan sebelumnya dan akan memulai pekerjaan selanjutnya.
Yang penting pada saat kita sedang fokus pada apa yang kita kerjakan, jangan sampai hal-hal di sekeliling kita yang tidak berhubungan dengan pekerjaan yang kita sedang kerjakan mengganggu konsentrasi kita atau bahkan sampai mengambil alokasi waktu dari pekerjaan tersebut.
5. Buat Buku Kumpulan Ide.
Kita tidak akan pernah tahu kapan ide-ide cemerlang kita akan muncul di pikiran kita. Kadang mungkin saat kita di kamar mandi, kadang saat kita sedang melihat sesuatu dijalan, atau terkadang saat terbangun di tengah malam.
Saat terbaik untuk menulis ide-ide kita adalah saat ide tersebut muncul pertama kali di pikiran kita.
Memang bisa saja kita mengalokasikan waktu untuk mencari ide-ide tersebut, namun dari pengalaman hal itu jauh lebih sulit dan kadang tidak secemerlang ide-ide yang begitu saja muncul di pikiran kita di waktu-waktu saat kita tidak sedang bekerja.
Maka dari itu, idealnya buku kumpulan ide kita ini harus bersama kita terus sepanjang waktu, atau paling tidak siapkan catatan berupa buku saku atau aplikasi di gadget kita untuk mencatat ide kita disaat ide-ide tersebut muncul.
Dengan mencatat ide-ide kita ini, akan menghemat waktu kita pada saat kita akan memulai sebuah proyek dari salah satu impian kita yang terkait dengan ide kita tersebut.
6. Pilih Mentor yang Tepat.
Tidak semua orang memiliki kapasitas dan menjadi orang yang tepat dalam memberi nasihat dalam perjalanan hidup kita menjemput impian. Sebelum kita memutuskan menerima nasihatnya, ada baiknya kita mempelajari dulu latar belakang mereka, apakah mereka memiliki pengetahuan dan pengalaman yang relevan dengan apa yang kita butuhkan, dan apakah mereka memang terbukti sukses di area dimana mereka memberi nasihat pada kita.
Jika kita ingin berbisnis, maka pilihlah mentor yang merupakan seorang pebisnis sukses di industri yang relevan dengan bisnis yang sedang kita jalankan.
Fungsi mentor adalah memberi panduan kepada kita bagaimana melakukan pekerjaan kita dengan tepat dan benar, sehingga kita bisa menghemat sebagian besar waktu dan biaya yang timbul akibat membuat kesalahan-kesalahan yang kita buat, karena tentunya mereka sudah menemui kesalahan-keslaahan tersebut lebih dulu dalam pengalaman mereka.
Saat kita ingin menjadikan seseorang menjadi mentor, bicaralah pada orang tersebut, dan kemukakan maksud dan tujuan kita untuk menjadikan orang tersebut sebagai mentor dalam bisnis dan pekerjaan yang sedang kita jalankan. Dan tanyakan kesediaan orang tersebut untuk menjadi mentor kita.
7. Buang Emosi, Fokus pada Tindakan.
Emosi adalah musuh terbesar yang berada dalam diri seseorang. Emosi dapat menguasai diri kita dalam sekejap. Emosi dapat menguasai pikiran kita dan menguasai tindakan apa saja yang akan kita lakukan.
Sebagian besar tindakan yang dikuasai oleh emosi tidak pernah ada yang menghasilkan hasil yang positif, yang berguna bagi kita dalam mencapai tujuan kita.
Dalam proses mencapai tujuan kita, akan banyak sekali rintangan dan hambatan yang berasal dari luar diri kita yang bisa mempengaruhi emosi yang berada dalam diri kita. Jadi sangatlah penting artinya untuk membuang emosi kita jauh-jauh dan lebih fokus kepada tindakan-tindakan yang perlu kita ambil.
Membiarkan emosi menguasai diri kita sama juga membiarkan kita menunda pencapaian tujuan kita.
Emosi akan berpengaruh besar terhadap logika berpikir dan semangat kita menyelesaikan suatu pekerjaan, karena semua energi, waktu, dan fokus kita akan habis terpakai hanya untuk memuaskan sensasi emosi tersebut yang tidak memberikan nilai tambah sedikitpun dalam proses pencapaian tujuan kita.
Maka dari itu, kita harus tetap fokus agar berhasil mencapai tujuan kita. Jangan pernah membiarkan emosi kita menghalangi jalan kita dan memperlambat proses kita dalam mencapai tujuan.
Memutuskan untuk tetap melakukan hal-hal yang perlu kita lakukan pada saat kita tidak memiliki keinginan untuk melakukannya adalah suatu keputusan dan tindakan yang selalu dilakukan oleh orang-orang sukses, yang belum berhasil diterapkan oleh orang-orang yang belum sukses. Mental sukses yang membedakan keduanya.
Setiap orang di dunia ini memiliki waktu yang sama, 1 hari adalah 24 jam. Yang membedakan adalah bagaimana setiap orang memanfaatkan waktu yang tersedia ini untuk mewujudkan impiannya dan mencapai tujuan hidupnya.
Tuhan memberikan kesempatan yang sama bagi setiap orang, namun tergantung kita bagaimana memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meraih kesuksesan kita.
Demikianlah 7 cara membuat pekerjaan selesai lebih banyak setiap hari yang bisa saya bagi disini. Mudah-mudahan bisa berguna dan diterapkan oleh teman-teman dalam mempercepat proses pencapaian tujuan.
Detty Indriana
Senior Gold Director Oriflame Indonesia
Whatsapp 08129897914
SMS | Telp 08129897914
Linkedin : http://id.linkedin.com/in/dettyindriana
Inbox Facebook : https://www.facebook.com/dettyindriana1
Senior Gold Director Oriflame Indonesia
Whatsapp 08129897914
SMS | Telp 08129897914
Linkedin : http://id.linkedin.com/in/dettyindriana
Inbox Facebook : https://www.facebook.com/dettyindriana1










